KLIK SALAH SATU iklan DIBAWAH INI DULU ^_^

br/>

Sepak Bola SEA Games Dipertandingkan di Jakarta

Pertandingan cabang olah raga sepakbola pada SEA Games XXVI dipastikan hanya berlangsung di Jakarta. Alasannya, adanya benturan jadwal pertandingan dengan upacara pembukaan SEA Games yang berlangsung di Stadion Utama Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.
"Pada 5 November, stadion itu sudah harus ditutup untuk persiapan upacara pembukaan, padahal pertandingan sepak bola dimulai pada 7 November," kata dia.
Dengan adanya bentrokan jadwal semacam itu, Stadion Sriwijaya sempat menjadi pilihan alternatif lokasi pertandingan. Sayangnya, karena sejak awal stadion itu hanya dipersiapkan sebagai lapangan latihan, akhirnya tidak mampu memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

Menurut Djoko, dengan masa waktu persiapan yang hanya tinggal tiga bulan lagi, mau tidak mau Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi satu-satunya jawaban atas masalah itu.
"Kami sudah mengirim surat kepada Ketua Umum (INASOC) dan akhirnya disetujui," katanya.

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara (bahasa Inggris: Southeast Asian Games) atau biasa disingkat SEA Games adalah ajang olahraga yang diadakan setiap dua tahun dan melibatkan 11 negara Asia Tenggara. Peraturan pertandingan di SEA Games dibawah naungan Federasi Olahraga Asia Tenggara (bahasa Inggris: Southeast Asian Games Federation) dengan pengawasan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Dengan dengan demikian, seluruh pertandingan cabang sepak bola, mulai dari babak penyisihan sampai babak final, bakal berlangsung di Jakarta.

Djoko berharap, perubahan serupa tidak lagi perlu terjadi pada cabang olahraga lainnya.
Seperti diketahui, hingga saat ini masih ada beberapa lokasi pertandingan yang belum rampung pembangunannya di Kompleks Olahraga Jakabaring.
"Pihak panitia daerah Sumatera Selatan sudah menjanjikan bahwa seluruh venues di sana akan kelar pada bulan September," katanya.

Copyright@www.sumber-informasi-kita.blogspot.com All rights reserved, written by Drs. Asep Dewan, SH

0 komentar:

Posting Komentar