KLIK SALAH SATU iklan DIBAWAH INI DULU ^_^

br/>

Tampilkan postingan dengan label Kabar Lebaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Lebaran. Tampilkan semua postingan

Kapal Penyeberangan Merak-Bakauheni Ditambah

Pemerintah menyiapkan tujuh kapal tambahan untuk mengangkut pemudik yang menyeberang dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Bakauheni, Lampung. Ketujuh kapal itu akan beroperasi selama mudik Lebaran 2011.

Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Freddy Numberi usai rapat di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa(23/8). Ia mengatakan jumlah kapal penyeberangan di jalur tersebut sebanyak 33 unit. Ia berharap penambahan kapal dapat memperlancar arus mudik.

Selain menambah jumlah kapal, pemerintah pun mengoperasikan beberapa dermaga. Itu agar tak adapenumpukan penumpang di pelabuhan. Pemerintah pun menyiagakan lima unit pemadam kebakaran dan tim search and rescue (SAR) untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Pemerintah berharap volume sepeda motor selama mudik berkurang. Sebab, moda angkutan umum cukup banyak selama Lebaran.

Koleksi Batik untuk Lebaran

Sejak dikukuhkan menjadi world heritage oleh UNESCO, batik mengalami ragam modifikasi. Yang terbaru, batik ternyata bisa juga dibuat dengan model kaftan, tunik, dan model baju muslim.

Dulu,batik hanya dianggap sebagai kain kuno yang biasa dipakai oleh orang desa atau abdi dalem keraton.Motifnya pun terbilang monoton dengan hanya mengandalkan motif batik Pekalongan atau lurik Yogyakarta. Namun,seiring berjalannya waktu,citra batik perlahan terangkat.

Salah satunya lantaran beberapa desainer Indonesia ramai-ramai membuat koleksi dengan bahan dasar batik.Anne Avantie,Barli Asmara,Musa Widyatmodjo, Edward Hutabarat,adalah nama-nama desainer yang konsisten mengeksplorasi kain etnik ini dengan cita rasa yang lebih cantik dan elegan.

Untuk Lebaran kali ini,sejumlah produsen batik tidak ketinggalan mengeluarkan koleksi Lebaran.Rumah Batik Danar Hadi,misalnya, mengangkat tema “Enchanting Lebaran”pada rancangannya itu. “Setiap Lebaran,kami memang selalu mengeluarkan edisi khusus Lebaran.Modelnya pun berbeda-beda dari tahun ke tahun mengikuti tren yang sedang berkembang saat itu,”kata Susi Isfandiari,Branch Manager Batik Danar Hadi.

Menggandeng dua desainer kenamaan, yakni Ghea S Panggabean dan Hutama Adhi, Batik Danar Hadi mengusung kaftan sebagai koleksi Lebaran tahun ini.Walaupun trennya sudah hadir sejak 3 tahun lalu,kaftan masih jadi primadona pilihan banyak wanita.

“Kali ini merupakan ketiga kalinya kami mengeluarkan koleksi kaftan Lebaran karena kami melihat kaftan masih jadi tren yang laku keras di pasaran.Dibandingkan model baju Lebaran lainnya,kaftan masih tetap nomor satu,”sebut Susi.

Ada dua tema yang ditonjolkan Batik Danar Hadi melalui dua desainer tersebut, yakni perpaduan klasik dan modern.Rancangan Ghea mewakili konsep modern lewat motif jejeg dan lunglungan,sedangkan nuansa klasik ditampilkan Hutama Adhi dalam motif Dewi Ambaryang kental menonjolkan warna cokelat dan krem.

Pada rancangannya ini,baik Ghea maupun Adhi,juga desainer in house lainnya, menggunakan banyak kain ringan untuk memberikan kesan flowy.Tak heran jika bahan sutra, katun,dan sifon sutra menjadi pilihan utama yang mendominasi motif batik itu.

Sementara warna yang dipilih lebih banyak yang bernuansa lembut seperti cokelat,biru,merah jambu,dan hijau muda. Selain itu,guna memberikan kesan modern,permainan layer yang memperindah alur gerak busana sangat kental terlihat.Aksen tersebut dimainkan pada bagian dada,lengan, hingga bagian kaki.“Ornamentasi semacam ini memang sengaja dibuat agar pemakainya terlihat modern,dinamis,dan tentu saja elegan,”kata Susi.

Rumah Batik Danar Hadi tidak hanya mengeluarkan koleksi kaftan melainkan tunik, blus panjang,abaya,busana muslim batik,dan kebaya modern lengkap dengan kain sutra sebagai selendang. Rumah Batik Danar Hadi tidak sendirian. Ada Alleira yang beberapa waktu lalu juga mengeluarkan koleksi Lebaran bertema “Light of Ramadhan”.

Hadir dengan 34 koleksi terbaru,Alleira mengusung napas Timur Tengah dalam balutan long dress,blus,tunik,dan kaftan. Senada dengan Rumah Batik Danar Hadi, Alleira pun menonjolkan berbagai variasi rancangan, terutama di bagian lengan.Model busana muslim Alleira ada yang berpotongan tiga perempat,tujuh perdelapan,hingga menutup panjang tangan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa batik itu sangat fleksibel lantaran bisa dikenakan dalam segala suasana,baik acara formal,santai,acara keagamaan seperti Lebaran,juga acara keagamaan lainnya,”sebut Production Director Alleira Anita Asmaya usai pergelaran busana di Grand Indonesia,belum lama ini.

Meski tidak terlalu tertutup rapat,terutama di bagian tangan,desain busana Alleira tetap mengedepankan konsep islami.Konsep itu ditunjukkan lewat potongan busana kaftan atau long dress yang longgar. “Potongannya saja yang terlihat longgar,tapi tidak membuat pemakainya menjadi lebih gemuk atau besar,proporsional lebih tepatnya,” tutur Anita.

Adapun bahan yang digunakan meliputi sutra,katun,dan sutra sifon.Dibalut dengan warna-warna cerah,pemilihan bahan-bahan tersebut membuat efek tampilan yang elegan dan sangat cocok dikenakan pada Hari Raya Idul Fitri.


Jelang Lebaran, Mendag Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Lonjakan atau kenaikan harga kebutuhan pokok seperti daging, telur dan sayuran menjelang Idul Fitri atau Lebaran 2011 tidak seperti tahun lalu, malah terpantau relatif stabil.

"Tahun ini semuanya relatif stabil dan Alhamdulilah tidak seperti tahun lalu di mana harga cabe sempat melambung tinggi sekali," kata Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, usai melakukan sidak ke Pasar Tradisional Kosambi Kota Bandung, Rabu (24/8).

Mendag menuturkan, berdasarkan hasil sidak ke Pasar Kosambi harga-harga kebutuhan pokok terpantau stabil kecuali beberapa komiditi seperti daging ayam, telur serta cabe merah. "Dan dari aspek harga kita lihat tadi stabil, dalam artian tidak ada lonjakan harga yang signifikan," ujar Marie Elka Pangestu.

Kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok tersebut, kata Mendag, merupakan hal yang wajar karena mendekati Idul Fitri permintaan dari masyarakat sangat tinggi. "Biasanya beberapa hari sebelum Lebaran memang mengalami kenaikan," ujarnya.

Ia mengatakan, harga kebutuhan pokok lainnya seperti gula, beras, minyak goreng, tepung dan bawang merah terpantau stabil. Dikatakannya, untuk stok kebutuhan pokok diperkirakan akan mencukupi hingga perayaan Idul Fitri. "Kemudian untuk stoknya sendiri tidak ada masalah," katanya.

Selain mengecek harga kebutuhan pokok dan stoknya, Mendag juga melakukan pengecekan terhadap pedagangan. "Kita juga cek pedagang, kata pedagang mereka akan berjualan hingga sehari atau H-1 jelang Lebaran," ujarnya.

Sementara itu, seminggu atau H-7 menjelang Lebaran, beberapa komoditas sayuran di Kota Bandung mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. Seperti harga cabe merah tanjung yang mengalami kenaikan harga sekitar Rp 6.000 rupiah per kg.

Di Pasar Kosambi Bandung, saat ini harga cabe merah tanjung mencapai Rp 24.000 per kg padahal sebelumnya hanya Rp 18.000 per kg. "Cabe merah tanjung saat ini harganya melejit. Hari ini naiknya langsung Rp 6000 per kilogram, mungkin besok atau lusa akan naik lagi," kata salah seorang pedagang cabe di Pasar Kosambi Bandung, Popon.

Popon mengatakan, meroketnya harga cabe merah sendiri disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya tingginya permintaan terhadap komoditas ini, sementara pasokan berkurang. "Mungkin seperti hukum ekonomi, kalau barangnya kurang, harganya melejit tinggi. Apalagi yang namanya cabe merah tanjung itu salah satu kebutuhan pokok masyarakat," katanya.

Indosat Tambah Kapasitas BlackBerry

PT.Indosat menyatakan kesiapannya untuk melayani pelanggan BlackBerry selama masa mudik dan Lebaran dengan melakukan upgrade backbone Indosat ke Research In Motion (RIM) menjadi 2x3 Gbps.

Peningkatan kapasitas ini pun diklaim membuat Indosat sebagai operator penyelenggara layanan BlackBerry di Indonesia yang memiliki kapasitas terbesar.

Hal ini dikemukan oleh manajemen Indosat dalam acara silaturahmi dan buka puasa antara Komunitas Indosat BlackBerry atau yang biasa disebut sebagai Isat BB Community dengan jajaran manajemen anak perusahaan Qatar Telecom itu.

"Peningkatkan kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan BlackBerry bagi pelanggan sehingga dapat melewatkan saat-saat meningkatnya trafik telekomunikasi di masa mudik dan Lebaran sehingga tetap dapat menggunakan layanan BlackBerry Indosat dangan lancar dan nyaman," kata President Director & CEO Indosat Harry Sasongko.

Dalam acara yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan ajang temu antar sesama anggota komunitas Isat BB tersebut, para anggota komunitas juga melakukan kegiatan sosial berupa program Donasi '1001 Buku Untuk Dhuafa' yang merupakan hasil donasi para anggota milis dengan memberikan buku sebagai sarana belajar bagi kaum dhuafa.

Komunitas Indosat BlackBerry sendiri yang didirikan pada tanggal 20 Februari 2008 saat ini telah beranggotakan lebih dari 5.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami sangat bangga dan senang akan kehadiran Indosat BlackBerry Community ini, karena selain mereka adalah pelanggan setia kami, mereka juga merupakan barisan terdepan dari para pelanggan kami yang akan sangat cepat memberikan masukan sehubungan dengan layanan Indosat yang telah mereka gunakan," lanjut Harry.

"Selain itu anggota komunitas ini juga sebagai ajang menambah ilmu dari para anggotanya karena banyaknya informasi baru seputar layanan telekomunikasi yang kami sediakan justru berasal dari sesama anggota komunitas ini," imbuhnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/8/2011).

Lebaran, Layanan Kependudukan Darurat Tetap Buka

Pemprov DKI Jakarta tetap melayani pelayanan kependudukan yang sifatnya darurat seperti surat kematian atau kelahiran pada Lebaran dan cuti bersama 29 Agustus hingga 5 September 2011,

“Kelurahan tetap akan terbuka untuk pelayanan kependudukan yang sifatnya darurat, seperti kematian dan kelahiran. Tapi untuk pembuatan e-KTP atau pelayanan lainnya akan dihentikan sementara,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Purba Hutapea di kantor Balaikota, Jakarta, Rabu (24/8/2011).

Dijelaskan Purba, dibukanya pelayanan darurat selama libur Lebaran, sesuai dengan komitmen pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk tetap melayani masyarakat walau selama Lebaran. "Tapi setelah libur Lebaran usai segala bentuk pelayanan termasuk pembuatan e-KTP akan dibuka seperti biasanya," lanjut Purba.

Wapres : Pastikan perlengkapan keselamatan kapal angkutan Lebaran terjamin

Wakil Presiden Boediono meminta petugas dan pengelola moda angkutan kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak untuk selalu memeriksa peralatan keselamatan kapal dan memastikan peralatan berfungsi.
"Saya inginkan harap dicek, cek kembali peralatan keselamatan itu. Benar-benar harus diamankan," kata Wapres setelah meninjau kesiapan pelayanan dan angkutan Lebaran di pelabuhan penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, Rabu.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi.

Mengawali peninjauan, Wapres mendatangi lokasi penjualan tiket kapal. Tiket kapal kelas ekonomi dijual seharga Rp11.500 untuk dewasa dan Rp7.000 untuk anak-anak.

Selanjutnya Wapres langsung menuju ke dermaga I, tempat kapal Jatra I sedang menunggu waktu pemberangkatan menuju Bakauheni.

Wapres bersama Menko Kesra dan Menhub kemudian masuk ke dalam kapal untuk menyaksikan langsung kondisi di dalam.

Wapres juga menyempatkan untuk menyaksikan langsung proses pengangkutan kendaraan dengan kapal Jatra I. Kapal Jatra I memiliki kapasitas 463 penumpang dan 84 kendaraan.

Sebelum meninggalkan pelabuhan, Wapres mengatakan persiapan pelayanan mudik di Pelabuhan Merak sudah baik.

"Persiapannya lebih baik. Moga-moga saja nanti pelaksanaannya juga lebih baik. Tentu itu tergantung pada persiapan di lapangan," kata Wapres.

Wapres berharap masyarakat dapat pulang ke kampung halaman masing-masing dengan lancar dan merayakan Lebaran bersama keluarga.

"Kita harapkan masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan baik, dengan lancar kembali ke kampung halaman dengan penuh berkah," kata Boediono.

Sementara itu, memasuki hari keenam menjelang Lebaran, Rabu (24/8), aktifitas mudik melalui Pelabuhan Merak mulai terlihat.

Lonjakan penumpang yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni atau sebaliknya, dibandingkan hari-hari sebelumnya mulai terlihat sejak H-8.

Data yang dikeluarkan PT ASDP Indonesia Ferry, tercatat pada H-7 atau Selasa (23/8) jumlah penumpang yang naik atau berangkat dari Merak menuju ke Bakauheni sebanyak 37.421 penumpang. Sementara pada H-8, Senin (22/8) sebanyak 33.834 penumpang.

Alhamdulillah Pemerintah Percepat Pembayaran Pensiun

Pemerintah mempercepat pembayaran pensiun untuk 2,2 juta pensiunan. Pembayaran yang biasanya dilakukan awal bulan, khusus Lebaran, sudah bisa dinikmati pada 25 sampai 29 Agustus 2011. "Dana yang akan disalurkan mencapai Rp 4 triliun," kata Pask Suarta, Pelaksana Tugas Sekretaris Perusahaan PT Taspen, Rabu, 24 Agustus 2011.

Menurut Suarta, pembayaran akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Pembayaran lebih awal ini mengacu pada surat edaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, Departemen Keuangan, tentang percepatan pembayaran pensiun utama bulan September.

Percepatan pembayaran dilakukan pada pensiunan PNS, pejabat negara, dan penerima tunjangan termasuk janda/duda.

Dalam keterangannya, Suarta menegaskan untuk pensiunan yang tidak bisa mengambil pada akhir Agustus ini, para pensiunan baru bisa dilayani mulai 5 September mendatang. "Pembayaran pensiun dilakukan pada kantor bayar tempat pembayaran masing masing pensiunan," ujarnya.

Mudik Lebaran, Kedatangan TKI Melonjak 100 Persen

Para buruh migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berasal dari Jateng mulai berdatangan di Bandara Internasional Ahmad Yani, Rabu (24/8), untuk mudik ke kampung halaman.

Data dari Balai Pelayanan Perlindungan dan Pemberangkatan TKI (BP3TKI) Jateng menyebutkan, sedikitnya 190 orang TKI mulai berdatangan sejak empat hari terakhir. Jumlah ini jauh melebihi jumlah kedatangan di hari biasa yang hanya rata-rata 60 orang per hari.

"TKI yang datang ini beragam negara tujuan, seperti Arab Saudi, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Malaysia. Kedatangan paling banyak pada penerbangan sore dari bandara Singapura," ujar Irvan, staf BP3TKI yang bertugas di bandara, Rabu (24/8).

Sementara itu, General Manajer Bandara Internasional Ahmad Yani Kolonel (CPM) Priyo Jatmiko mengatakan, baru dua maskapai yang sudah mendapat izin untuk extra flight. Yakni Garuda Indonesia (1 flight) dan Batavia Air (1 flight). Keduanya mengajukan penambahan slot time mulai 27 Agustus mendatang.

Lebih lanjut, selama H-7 sampai H+7 bandara menetapkan batas akhir kedatangan pesawat pukul 23.00. "Hari biasa kami closing pukul 21.00, namun selama arus mudik dan balik Lebaran berlangsung ditolerir hingga pukul 23.00. Itu artinya lebih dari jam tersebut, kami tidak lagi menerima kedatangan pesawat," terangnya.

Selama arus mudik Lebaran ini diperkirakan terjadi lonjakan penumpang sekitar 10 persen. Adapun tiap hari jumlah pesawat yang datang bisa mencapai 30-32. Jumlah itu jauh melebihi pada hari biasa yang maksimal mencapai 30 pesawat.

Direktur Operasi dan Teknik PT AP I Harjoso T Prijanto menambahkan, traffic pesawat di Bandara Ahmad Yani ini masih lebih rendah dibanding Bandara Juanda (Surabaya) dan Bandara Adi Sucipto (Yogyakarta).

Menurutnya, dalam sehari jadwal penerbangan di Bandara Juanda bisa mencapai 400-450 flight, sedangkan di Bandara Adi Sucipto 60-70 flight per hari. Tidak dipungkiri selama arus mudik, terjadi delay karena traffic kedatangan pesawat yang begitu padat. Untuk itu, ia mengimbau pada maskapai agar benar-benar mematuhi regulasi.

"Kami mengimbau agar maskapai bisa disiplin dan tepat waktu. Semestinya kalau terjadi delay itu tanggung jawab maskapai, namun seringkali bandara yang terkena imbas," tukasnya.

Jelang Lebaran, Cat Laris Manis

Bagi pebisnis bahan bangunan, Hari Idul Fitri juga membawa rezeki. Karena banyak orang sibuk memermak rumah untuk menyambut lebaran. Angka penjualan aneka bahan bangunan, khususnya cat, melesat.

PT Caturkarda Depo Bangunan mencatat, dalam sebulan ini penjualan cat melompat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. Menurut Kam Kettin, Presiden Direktur Depo Bangunan, banyak konsumennya yang memburu cat dalam dan cat luar rumah untuk merenovasi rumah kecil-kecilan.

"Jadi, memang banyak yang sengaja memperbaiki rumah mendekati Lebaran," jelas Kettin, Selasa (23/8/2011).

Depo Bangunan menjual lebih dari 18 merek cat. Dari keseluruhan, yang paling laris adalah merek buatan ICI seperti Dulux, Nippon Paint, dan Danapaint. Depo Bangunan mendapat pasokan satu kontainer Dulux per bulan. Danapaint dan Jotun dipasok masing-masing satu kontainer dalam setiap dua pekan.

Jumlah itu berlaku di hari biasa. Sedangkan di bulan puasa ini, penjualan cat dua kali lipat jumlah tersebut.

"Rata-rata produk ada kenaikan, tapi cat yang paling tinggi," ucap dia.

Depo Bangunan menjual Danabride untuk cat dalam ukuran 5 kg hingga 25 kg antara Rp 70.000 sampai Rp 355.000, sedangkan Danashield untuk cat luar ukuran 2,5 liter mencapai Rp 180.000. Sementara itu, ICI-Dulux Pentalite ukuran 20 liter mencapai Rp 929.000, adapun yang semikilap mencapai Rp 1.030.000 untuk ukuran sama. Jika penjualan cat dua kali lipat tahun lalu, kenaikan penjualan produk lain sebatas 15%-20% saja. Misalnya keramik, yang sudah diborong sejak awal bulan puasa.

Biasanya, Depo Bangunan menyetok 5.000 boks keramik untuk satu toko. Menurut dia, masyarakat cepat-cepat membeli sebelum tukang atau pekerja bangunan mudik. Demi mempertebal omzet, Depo Bangunan memanfaatkan momen ini dengan menawarkan berbagai diskon.

"Yang duluan beli bisa mendapat hadiah menarik, dari kaos sampai televisi LCD 32 inci," ujarnya berpromosi.

Ada pula potongan harga seperti diskon 20% untuk pembelian cat Polytex ukuran 2,5 liter seharga Rp 130.000. Belanja produk berbahan plastik dan alat rumah tangga seharga Rp 50.000 juga mendapatkan lucky draw.

Selain itu, ada program beli satu gratis satu dan voucher belanja di semua toko Depo Bangunan. Kettin menaksir penjualan Depo Bangunan pada Lebaran kali ini lebih manis dibandingkan tahun lalu.

Selain karena lebaran, bisnis properti tahun ini pun lebih bergairah. Ditambah lagi, daya beli masyarakat membaik.

"Juga ada pengembangan varian produk, penjualan bisa bisa naik 15% - 20%," ujarnya.

PT Catur Mitra Sejati Sentosa yang mengelola supermarket bangunan Mitra10 melayangkan optimisme serupa. Indra Gunawan, Direktur Pemasaran dan Merchandise Mitra10, menargetkan omzet Lebaran ini naik 30%-40% dibandingkan tahun lalu. Ia bilang, tahun ini lebih banyak konsumen yang membeli produk untuk renovasi rumah.

"Uangnya ada karena daya belinya tinggi, pertumbuhan ekonomi bagus," papar Indra.

Untuk cat, Indra mengaku, di 18 toko miliknya terjadi peningkatan penjualan menjadi 1,5 kali lipat dari periode reguler. Sementara keramik, bisa melesat 30%. Menurut dia, yang stabil adalah semen instan dan genting.

DPR pun Sidak Beras

Untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan menjelang perayaan lebaran, DPR melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa tempat di Jakarta dan Jawa Barat. Salah satu tempat yang dikunjungi DPR adalah gudang Bulog DKI Jakarta di Kelapa Gading.

Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, kegiatan Sidak ini merupakan upaya untuk memastikan dan meyakinkan masyarakat atas ketersediaan bahan pangan menjelang lebaran.

"Upaya kita memastikan stok bahan pokok dan pangan kita aman. Di sisi lain Komisi IV juga memandang penting ketersediaan dan stabilisasi harga sembako dan komoditas pangan strategis dapat terjaga," ujar Herman di Jakarta, Rabu (24/8/2011).

Menurutnya, selain memastikan ketersediaan bahan pangan seperti beras, minyak, daging dan telur, DPR juga ingin mengecek secara langsung mengenai adanya kenaikan sejumlah bahan pokok di beberapa wilayah Jakarta menjelang lebaran ini.

"Untuk itu, menjelang Idul Fitri, Komisi IV melakukan kunjungan spesifik pemantauan harga ke beberapa sentral pasar tradisional dan modern di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur," jelasnya.

Dalam Sidak kali ini, selain gudang beras DKI, Komisi IV DPR juga rencananya mengunjungi pasar induk Cibitung, pasar beras Johar Karawang Jawa Barat, Rumah Potong hewan dan pasar ternak di Bandung, Hewan (RPH) pasar tradisional dan pasar modern di Bandung, Jawa Barat.

Jalan di Ibukota yang Macet Saat Lebaran

Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Royke Lumowa memperkirakan ada tiga tempat wisata di ibukota yang ramai dipenuhi pengunjung saat Hari Raya Idul Fitri tiba.

Merujuk tahun-tahun sebelumnya, polisi sudah menyiapkan segala strategi agar jalan menuju tempat tersebut tidak macet total.

"Kami sudah membuat rekayasa lalulintas, titik-titik mana saja yang nantinya akan menjadi penumpukan kendaraan. Di samping itu, kami juga sudah membuat strategi untuk pengalihan arus," ujar Royke, di Jakarta, 23 Agustus 2011.

Tempat-tempat wisata yang di maksud yakni Kebun Binatang Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah, dan Taman Impian Jaya Ancol. Jumlah pengunjung juga dipastikan akan meningkat, hal tersebut yang akan berdampak pada kemacetan di jalan.

Royke mencontohkan, salah satu penyebab macetnya jalan menuju kawasan Ragunan dikarenakan tidak seimbangnya parkiran kendaraan yang disediakan dengan jumlah kendaraan. Akhirnya pengunjung terpaksa memarkir kendaraannya di pinggir jalan.

Selain itu, banyaknya pedangan yang menjajakan jualannya di pinggir jalan, sehingga ruas jalan yang bisa dilewati semakin berkurang.

Meski suasana lebaran, Royke mengimbau pengendara untuk selalu tertib dalam berlalulintas, seperti menggunakan helm jika berkendaraan motor, memiliki SIM dan STNK.

"Petugas akan menindak tegas bagi pengendara yang tidak tertib. Kami imbau dari sekarang kepada masyarakat agar bisa melindungi dirinya sendiri terutama berkendaraan motor yang berpenumpang lebih dari dua orang untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan," tambah Royke.

H-4 Lebaran, Jakarta Mulai Lengang

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Royke Lumowa, memperkirakan, kemacetan di wilayah Jakarta akan mulai berkurang pada H-4 atau Jumat (26/8/2011). Hal ini karena pada tanggal itulah, masyarakat diperkirakan sudah mulai bergerak menuju kota-kota tujuan mudik meninggalkan Jakarta.

"Prediksi saya nanti sampai hari Jumat sore setelah itu berangsur turun pada Sabtu, Minggu sampai hari-H Lebaran," ucap Royke, Rabu (24/8/2011), di Polda Metro Jaya.

Dia melanjutkan, mulai pekan ini, sejumlah warga Jakarta juga sudah melakukan tradisi mudik. Pasalnya, beberapa penyelenggara program mudk gratis sudah memberangkatkan warga di pekan ini seperti 4.000 orang rombongan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah berangkat pada Selasa, 23 Agustus 2011 dan Jasa Raharja pada Rabu, 24 Agustus 2011 dengan jumlah pemudik mencapai 9.000 orang.

Tetapi, Royke mengakui bahwa sebelum H-4, kondisi Jakarta akan tetap macet. Titik-titik kemacetan terutama terjadi di dekat pusat perbelanjaan seperti Plaza Semanggi, Pusat Grosir Tanah Abang, dan Cibubur Junction.

"Diperkirakan masih macet sampai H-4 karena mungkin orang masih berbelanja menyiapkan lebaran," tutur Royke.

Royke menambahkan, kemacetan juga akan terjadi pada hari raya Idul Fitri dan satu hari setelahnya. Kemacetan terutama terjadi di tempat-tempat rekreasi seperti di Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Ancol.

"Namun, yang kami fokuskan pada Ragunan. Karena tempat itu selalu padat tiap tahun dengan lokasi parkir yang sempit," imbuh Royke.

Sejumlah rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan pihak Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung di Ragunan. Pada Lebaran tahun 2010 lalu, kendaraan yang menuju ke tempat wisata itu praktis tak bergerak akibat semrawutnya mobilisasi kendaraan dan manusia yang jumlahnya mencapai ribuan dalam satu waktu.

Bandara Juanda Buka Layanan Extra Flight Sampai Arus Balik Lebaran

Jumlah penumpang di Bandara Juanda pada lebaran 2011 diprediksi naik 18 persen. Dengan prediksi tersebut, Bandara Juanda pun membuka layanan extra flight selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2011.

Layanan extra flight ini telah dibuka sejak Selasa (23/8/2011) lalu. Rencananya, extra flight akan berlangsung hingga H+7 Idul Fitri yakni pada 7 September 2011.

"Karena, sebelum mendekati arus mudik, beberapa operator penerbangan telah mengajukan layanan extra flight," kata Humas PT Angkasa Pura I Juanda Firtson Mansjur saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Rabu (24/8/2011).

Jauh sebelum arus mudik, lanjutnya, beberapa operator telah mengajukan extra flight kepada pihak Bandara Juanda. Untuk sementara, total extra flight di Juanda mencapai angka 178 penerbangan hingga H+7 Idul Fitri. Itu artinya rata-rata penerbangan bisa mencapai 35 flight per hari.

Keputusan ini juga merupakan sebagai salah satu tindak antisipasi Juanda untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2011. Bila tahun lalu, jumlah penumpang datang di Bandara Juanda meraup angka 253.749 orang, tahun ini diprediksi bisa mencapai 298.982 penumpang.

Begitu pula dengan penumpang berangkat di Juanda yang diprediksi akan melonjak 18 persen. Tahun lalu saja, penumpang berangkat mencapai angka 244.760 orang. Tahun ini, Firston memprediksi penumpang berangkat akan menunjukkan kenaikan angka hingga 287.982 orang.

"Kami juga akan mengatur jadwal check ini, supaya tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara," terangnya.

Lebaran, ATM Mandiri Siaga Rp 22 Triliun

Persiapan perbankan untuk menghadapi Lebaran terus dimatangkan. Kali ini, Bank Mandiri fokus menyiapkan uang tunai melalui jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Corporate Secretary PT Bank Mandiri Sukoriyanto Saputro mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dan sesudah Lebaran, Mandiri sudah menyiapkan dana tunai hingga Rp 22,7 triliun. "Kami perkirakan, rata-rata penarikan dana di ATM akan mencapai Rp 1,3 triliun per hari," ujarnya kemarin (23/8).

Menurut Sukoriyanto, 60 persen dari total dana tersebut didistribusikan di wilayah Jabodetabek, adapun 40 persen lainnya disebar di kota-kota besar lain seperti Surabaya, Semarang, Bandung, dan Medan. "Total dana yang kami sediakan ini naik 20 persen dibandingkan hari-hari biasa," katanya.

Sukoriyanto menyebut, untuk menjaga ketersediaan uang tunai di ATM, Bank Mandiri menyusun strategi untuk menyuntikkan dana hingga Rp 1,1 triliun per hari di seluruh jaringan ATM Mandiri. "Dana sudah didistribusikan sejak dua minggu sebelum Lebaran dan akan terus dilakukan hingga berakhirnya masa libur Lebaran nanti," terangnya.

Selain itu, untuk memastikan seluruh operasional layanan ATM tetap terjaga, Bank Mandiri juga membentuk tim ATM yang akan selalu siaga selama liburan. Tim itu terdiri dari tim ATM di masing-masing cabang yang menangani operasional ATM Bank Mandiri di seluruh Indonesia. Sementara tim dari kantor pusat Bank Mandiri akan terus memonitor kinerja ATM.

Saat ini nasabah Bank Mandiri dapat melakukan transaksi melalui? 8.742 mandiri ATM, yang terhubung dengan 30.000 jaringan ATM Bersama dan 21.000 ATM Link yang tersebar di seluruh Indonesia. "Saat ini, penambahan ATM terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya transaksi masyarakat," kata Sukoriyanto.

Terkait operasional bank, lanjut dia, pada tanggal 29, 30, 31 Agustus 2011 dan tanggal 1, 2 September 2011 seluruh kantor cabang Bank Mandiri (di dalam negeri) tidak beroperasi, kecuali beberapa kantor cabang yang ditunjuk untuk beroperasi melayani transaksi Bank secara terbatas untuk setoran BBM/Non BBM.

Adapun Outlet Weekend Banking Bank mandiri pada tanggal 3 dan 4 September 2011 akan tetap beroperasi dan pada 5 September 2011, seluruh kantor cabang Bank Mandiri kembali beroperasi seperti biasa.


Lebaran, Orangtua Wisnu ke Rumah Shireen

Teuku Wisnu berencana silaturahmi ke rumah kekasihnya, Shireen Sungkar saat Lebaran nanti. Rencananya, Wisnu juga akan membawa orangtuanya ke rumah Shireen.

"Insya Allah kalau ada waktu pasti ke rumah Shireen juga. Saling bersilaturahmi, kalau nyokap gue kuat, ya pasti ke rumah Shireen bareng. Kalau nggak kuat, ya gue saja yang ke sana," kata Wisnu saat ditemui di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur.

Mungkinkah momen hari lebaran itu akan dimanfaatkan Wisnu untuk melamar sang kekasih? Wisnu hanya tersenyum. Dia kembali menegaskan bahwa kedatangannya ke rumah Shireen hanya untuk silaturahmi.

Dia berniat mengunjungi rumah Shireen di hari kedua lebaran. Sementara itu, di hari H, dia akan berlebaran bersama keluarga besarnya. "Yang paling dituakan ada bude juga, nggak sopan kalau nggak ke sana," ujar bintang sinetron 'Cinta Fitri' itu.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Wisnu tidak pulang ke kampung halamannya di Aceh. "Kangen pasti, sama kampung halaman. Tapi, dua bulan lalu sudah pulang ke Aceh, ke Sabang. Jadi sudah tersalurkan (kangennya)," ucap Wisnu.

Lebaran, Tarif Lion Air Naik 15 Persen

Maskapai penerbangan Lion Air menyatakan, harga jual tiket menjelang Lebaran meningkat sekitar 10 hingga 15 persen.

"Perlu diingat, kami tidak mengubah tarif, yang boleh mengubah tarif itu Kementerian Perhubungan. Namun, untuk menaikkan harga jual diberikan kebebasaan kepada operator untuk bergerak," kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait kepada VIVAnews.com di Jakarta, Rabu 24 Agustus 2011.

Menurut Edward, kenaikan harga jual tersebut karena didorong permintaan yang tinggi, sehingga kenaikan itu diperlukan untuk menutupi biaya operasioanal. "Kenaikan ini terjadi di Jakarta, karena di daerah tidak ada penumpang dan pesawat di sana (daerah) hanya menjadi cadangan sehingga di daerah hanya dikenakan harga promo," ujarnya.

Kendati ada peningkatan harga jual tiket, kata dia, pada dasarnya tetap ada batas atasnya yang ditetapkan pemerintah. "Jadi, kenaikan harga jual tetap di bawah batas atas," tutur Edward.

Untuk jalur penerbangan menjelang mudik, Edward mengungkapkan, Lion Air akan menerbangkan pesawat ke sejumlah daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Padang, Banjarmasin, Surabaya, Balik Papan, dan Surabaya, Mataram, serta Semarang.

"Angkutan lebaran ada 27 frekuensi. Namun, akan ada penambahan tetapi sesuai permintaan. Jadi, kita lihat dulu perlu menambah kapasitas atau tidak," ujar Edward.

Sementara itu, terkait keterlambatan penerbangan pesawat, Erward menegaskan, delay tersebut karena maskapai penerbangan Lion Air masih kurang. "Kemungkinan, delay bisa kami atasi menggunakan pesawat cadangan," tuturnya.


BRI Memasok ATM Rp 9,51 triliun untuk lebaran

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk memastikan pasokan dana di ATM BRI aman sebelum hingga selesai lebaran 2011.

Dana yang akan didrop ke 6.794 unit ATM BRI sebesar Rp9,51 triliun atau meningkat sebesar 18,9% dari kebutuhan tahun lalu.

"ATM akan kami persiapkan secara maksimal, karena penggunaan e-channel tertinggi selama hari raya adalah ATM," ujar Muhamad Ali Sekretaris Perusahan BRI dalam siaran pers yang diterima Bisnis hari ini.

Dia menjelaskan kenaikan penggunaan ATM terjadi di awal Ramadhan, yang meningkat 11,76% menjadi 1,53 juta transaksi perhari. Sementara nominal transaksi ATM hingga mencapai Rp770 milyar perhari dengan kenaikan dari awal Ramadhan sebsar 10,82%.

"Pokoknya nasabah kita servis habis di ATM. Duitnya cukup sampai ke pelosok nusantara," ujar Ali.

Dikatakan Ali, pasokan duit lewat ATM tak hanya difokuskan ke kota-kota besar. Melainkan sampai ke daerah-daerah dan pelosok desa. Tingkat ketersediaan ATM BRI mencapai 98%, dengan adanya petugas dan petugas monitoring diharapkan dapat mensiagakan 100% ATM BRI di seluruh Indonesia.

Ali menambahkan BRI melakukan layanan terbatas di 20 kantor cabang BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami tetap buka pada tanggal 29 Agustus dan 1-2 September 2011, dengan layanan setoran dan penarikan tabungan, pencairan deposito, pembukaan rekening dan transfer antar rekening BRI," tambah Ali.

Lokasi Kantor Cabang Bank BRI yang tetap buka untuk melakukan layanan terbatas adalah Jakarta Veteran, Jakarta Kebayoran Baru, Cilegon, Cirebon Kartini, Pekalongan, Semarang Pattimura, Surabaya Rajawali, Bandung Asia Afrika, Yogyakarta Cik Di Tiro, Solo Slamet Riyadi, Malang Kawi, Medan Putri Hijau, Pekanbaru, Padang, Palembang Rivai, Tanjung Karang, Banjarmasin Samudera, Samarinda, Balikpapan dan Makassar A. Yani.

Untuk pekerja yang tetap bertugas selama layanan lebaran, akan diberikan kompensasi lembur khusus.

"Semua pekerja besarannya sama dan diberikan bagi pekerja yang bertugas selama libur lebaran, pekerja yang bertugas diutamakan yang tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri," tambah Ali.

BRI juga menyiagakan 249 posko sebelum dan selama Lebaran 2011. Posko itu ditujukan untuk memberikan pelayanan perbankan maupun kebutuhan nasabah lainnya.

Dikatakan Ali, posko BRI di buka mulai 27 Agustus hingga 04 September 2011 pada 21 lokasi.

"Posko itu masing-masing di Stasiun KA. Gambir, Stasiun KA. Jatinegara, Stasiun KA. Senen, Terminal Pulo Gadung, Terminal Kp. Rambutan, Terminal lebak bulus, Pelabuhan Merak, Bandara Soekarno Hatta, Stasiun KA. Bandung, Stasiun KA. Bandung, Bandara Sepinggan Balikpapan, Bandara Juanda, Bandara Hasanudin, Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Ketapang, Stasiun Gubeng, Terminal Tirtonadi, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Tugu, Bandara Adisucipto, dan Bandara Adisumarno," papar Ali.

"Posko yang disediakan Bank BRI melayani transaksi tunai dan non tunai melalui ATM BRI, penukaran uang tunai dan kami melaksanakan CLP [customer loyalty program]," papar Ali.

Selain memberikan layanan perbankan, salah satu bentuk CLP yang diberikan kepada nasabah adalah menyediakan informasi mengenai titik-titik ATM BRI melalui peta mudik dan menyediakan makanan dan minuman ringan.

Tak hanya itu, BRI juga mengaktifkan layanan khusus Pertamina di 214 unit kerja operasi (UKO) BRI pada tanggal 29,31 Agustus 2011 dan 02 September 2011. “BRI juga memberikan layanan operasional terbatas di 20 UKO BRI masing-masing pada tanggal 29 Agustus 2011 dan 01, 02 September 2011, termasuk dalam Unit kerja yang melayani Pertamina,” tegas Ali.

BRI juga memberikan layanan khusus angkutan sungai dan pulau (ASDP) sebanyak 14 UKO. Empat belas UKO ini akan aktif pada tanggal 27, 28, 29 Agustus 2011 dan tanggal 01, 02, 03, 04 September 2011.

Sebagai tambahan, Bank BRI juga akan mengaktifkan layanan Weekend Banking mulai 27-28 Agustus 2011 hingga 3-4 September 2011. "Petugas ATM juga akan bekerja selama 24 jam," papar Ali.

Kementerian Energi Jamin Pasokan BBM Lebaran

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menjamin kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) saat lebaran nanti. Pemerintah telah menyiapkan kantong-kantong BBM Premium di beberapa lokasi dan menambah mobil tangki dari Solar ke Premium untuk kelancaran distribusi.

Seperti dikutip dalam buku Panduan Ramadan-Lebaran 1432 Hijriah Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, Rabu, 24 Agustus 2011, Kementerian ESDM memprediksi masa puncak lebaran akan dimulai dari 26 Agustus-4 September 2011. Masa puncak akan mengakibatkan kemacetan, sehingga menghambat laju mobil tangki untuk menyalurkan BBM dari depot ke SPBU dan dari SPBU kantong ke SPBU lainnya.

Untuk itu, diperlukan dukungan Dinas Perhubungan agar memperlancar daerah-daerah rawan macet, longsor, dan perbaikan jalan serta dukungan pengamanan aparat kepolisian terhadap objek vital dalam hal ini instalasi depot, SPBU, dan SPBE.

Kementerian ESDM menyiapkan 38 kantong BBM Premium untuk mengamankan pasokan BBM, yang terdiri atas 16 kantong BBM di Banten, Jawa Barat, sembilan di Jawa Tengah, tujuh di Jawa Timur, tiga di Lampung, dan tiga kantong BBM di Sumatera Selatan.

Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh, dalam inspeksi kesiapan lebaran beberapa waktu lalu mengatakan bahwa terminal BBM Cikampek siap menyuplai distribusi bahan bakar ke kantong-kantong BBM yang berada di sekitar Jawa Barat. Dengan demikian, beban operasional penyaluran terminal BBM Plumpang berkurang 20 persen.

"Sejak beroperasi 2007, terminal Cikampek mengurangi beban terminal Plumpang dari 600 kiloliter per hari menjadi 490 kiloliter per hari. Pasokan BBM terminal Cikampek dipasok langsung dari kilang Balongan melalui pipa," katanya.

Sementara itu, Pertamina telah menambah mobil tangki atau switching mobil tangki Solar menjadi Premium untuk melayani SPBU di sekitar jalur Indramayu-Cirebon dan Jawa Tengah.

Untuk mengantisipasi membeludaknya pemudik sepeda motor, Pertamina mengatur pembedaan jalur pelayanan motor dan mobil serta menyediakan pelayanan SPBU transit khusus sepeda motor yang berjumlah 141 SPBU, yang tersebar di 31 SPBU transit di Banten,Jawa Barat, 58 SPBU transit di Jawa Tengah, dan 52 SPBU transit di Jawa Timur.

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Merisaukan

Memasuki H-5 Lebaran, harga bahan pangan pokok dan komoditas pertanian lain mengundang kerisauan. Jika pemerintah tidak mampu mengurai dan mengatasi ketidakseimbangan pasokan dan permintaan di berbagai wilayah, maka harga bahan pokok niscaya melonjak lagi.

Kerisauan itu makin beralasan, karena saat ini kepadatan arus lalu lintas di berbagai wilayah mulai terjadi bersamaan dengan gelombang arus mudik Lebaran dari perkotaan. Karena itu, pemerintah harus bisa mengupayakan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran ini minimal tidak melampaui 10 persen.

"Kondisi pasar menjelang Lebaran niscaya bergejolak. Kalau saat ini harga bahan pokok terlihat stabil, maka pada H-3 Lebaran kenaikan harga biasa naik tajam. Jadi, pemerintah harus menjaga kecukupan pasokan agar masyarakat tetap bisa menjangkau kebutuhan pokok," kata Managing Director Econit Advisory Group Hendri Saparini kepada Suara Karya di Jakarta, Rabu (24/8).

Menurut dia, keterlambatan pengiriman barang ke pasaran selama ini sering terjadi sehingga mengakibatkan kelangkaan dan mendorong harga barang naik cukup signifikan. Dalam kondisi demikian, operasi pasar (OP) harus terus digelar agar kecukupan bahan pangan terjaga sehingga harga tidak bergejolak liar.

Saparini menyebutkan, OP kebutuhan pokok selama ini tidak efektif karena tidak menjangkau keseluruhan wilayah. Karena itu, dia menekankan, kelancaran distribusi dan ketersediaan barang di pasaran harus benar-benar dijaga. Dalam konteks ini, pemerintah harus membuktikan kepada publik klaim bahwa ketersediaan pangan menjelang Lebaran aman.

Senada, anggota Komisi IV DPR Fraksi Partai Golkar Siswono Yudo Husodo meminta seluruh jajaran pemerintah daerah (pemda) agar melakukan pengawasan ketat terhadap bahan pokok yang diperkirakan mengalami kenaikan harga mulai H-3 Lebaran.

"Biasanya H-3 Lebaran terjadi lonjakan harga karena permintaan naik tajam, sementara pedagang justru mulai banyak yang tidak jualan karena mudik," ujar Siswono saat memimpin rombongan anggota Komisi IV DPR meninjau Pasar Induk Cibitung, Bekasi, Jabar, kemarin.

Siswono juga mengkritisi pemeliharaan infrastruktur pasar yang kurang bagus sehingga membuat tidak nyaman pembeli, misalnya banyak lantai terkelupas dan digenangi air kotor, toilet umum jorok, juga instalasi listrik tidak beraturan.

"Pasar Cibitung merupakan sentra sayur-mayur dari berbagai daerah. Ini merupakan sentra ekonomi rakyat yang harus dijaga dengan baik," katanya.

Di tempat terpisah, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengklaim bahwa harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran kali ini relatif stabil dibanding tahun lalu. Menurut dia, berdasarkan hasil sidak ke Pasar Kosambi, Bandung, harga-harga kebutuhan pokok terpantau stabil--kecuali beberapa komoditas seperti daging ayam, telur, serta cabai merah. "Tidak ada lonjakan harga yang signifikan," ujarnya.

Mari menambahkan, kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok itu masih wajar karena momen Lebaran kian dekat yang membuat permintaan sangat tinggi.